Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI — Di tengah suasana hangat Lebaran Idul Adha yang masih menyelimuti warga, duka mendalam mengguncang kawasan permukiman padat penduduk di Parak Kopi, Jalan Setia Budi, Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi. Pada Kamis (28/5/2026) siang, sebuah kebakaran hebat melanda kawasan tersebut dan merenggut nyawa seorang lansia bernama Israwati Rabait (65), atau yang akrab disapa Ijah. Korban ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam rumah semi permanen miliknya yang hangus tak bersisa.
Petaka ini terjadi sangat cepat. Setelah menerima laporan dari masyarakat, armada Regu Yudha Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bukittinggi langsung bergerak dari Mako pada pukul 10.52 WIB dan tiba di lokasi tepat pukul 10.53 WIB. Meski mencatatkan response time yang sangat cepat—hanya dalam waktu ± 1 menit—petugas langsung dihadapkan pada kendala medan yang berat di lapangan.
Hambatan Lapangan Lokasi kebakaran berada di tengah permukiman yang sangat padat dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan pemadam kebakaran. Akibatnya, petugas harus berjibaku menarik selang secara manual ke dalam gang sempit demi menjinakkan kobaran api yang saat itu sudah mulai menghanguskan atap rumah di sebelahnya.
Operasi pemadaman ini dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Kota Bukittinggi. Sebanyak 37 personel gabungan dikerahkan ke titik api, yang terdiri dari 6 unit armada dan 30 personel DPKP Kota Bukittinggi, serta mendapat dukungan penuh berupa 2 unit armada dan 7 personel dari Damkar Kabupaten Agam.
Setelah berjuang keras melakukan pemadaman yang dilanjutkan dengan proses pendinginan selama ± 2 jam, amukan si jago merah akhirnya berhasil dipadamkan secara total. Namun, suasana hangat Idul Adha di Parak Kopi kini telah berganti menjadi isak tangis atas kepergian Mak Ijah. Saat ini, area reruntuhan telah dipasangi garis polisi, dan pihak kepolisian setempat sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti di balik musibah pilu ini.
(Rafika Santi)
0 Komentar