Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi menyambut positif kehadiran Komunitas Drifting Sumbar sebagai upaya mengembangkan olahraga otomotif drifting di Kota Jam Gadang. Dukungan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara pegiat otomotif Bukittinggi, Ivans Haykel, bersama rombongan komunitas Drifting Sumbar dengan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di ruang kerja Wakil Wali Kota pada Senin (18/05/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bukittinggi, Beni Y, serta Sekretaris Dispora, Andreas. Diskusi intensif ini membahas peluang pengembangan olahraga drifting sekaligus pencarian lokasi strategis yang dapat dijadikan ruang latihan bagi para drifter pemula di Bukittinggi.
Dalam kesempatan itu, Ivans Haykel menjelaskan bahwa drifting bukanlah hal baru di Bukittinggi maupun Sumatera Barat. Namun hingga kini, olahraga otomotif tersebut dinilai belum mendapatkan perhatian serius dalam hal pembinaan dan pengembangannya.
“Drifting merupakan teknik mengemudi ekstrem yang mengutamakan skill, seni berkendara, dan kontrol kendaraan secara presisi. Pengemudi sengaja membuat mobil kehilangan traksi roda belakang (oversteer), lalu meluncur miring saat berbelok namun tetap dalam kendali penuh,” jelas Ivans.
Ia menambahkan, drifting merupakan cabang olahraga otomotif profesional yang membutuhkan kemampuan teknik tinggi, keberanian, serta dukungan kendaraan yang memenuhi standar keamanan (safety) dan performa ketat. Umumnya, kendaraan yang digunakan adalah mobil jenis sedan dengan sistem penggerak roda belakang (RWD). Olahraga ini berkembang di Jepang pada awal 1980-an dan dipopulerkan oleh legenda drifting dunia, Keiichi Tsuchiya, hingga kini menjadi ajang balap internasional yang sangat diminati.
Menurut Ivans, kehadiran komunitas Drifting Sumbar di Bukittinggi tidak hanya bertujuan memperkenalkan olahraga ini sebagai ajang prestasi dan hiburan, tetapi juga untuk membuka ruang positif bagi generasi muda.
“Kami melihat antusiasme masyarakat Sumatera terhadap drifting cukup tinggi, namun masih minim sarana dan prasarana. Kami berharap ada dukungan pemerintah daerah agar drifting bisa berkembang secara positif dan terarah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembinaan olahraga drifting yang resmi dapat menjadi solusi konkret untuk menekan aksi balap liar di jalan raya yang meresahkan masyarakat.
“Jika difasilitasi dengan baik, drifting bisa menjadi wadah pembinaan generasi muda, mengurangi potensi balap liar, sekaligus melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi yang mampu membawa nama Bukittinggi ke tingkat nasional,” kata Ivans optimis. Ke depan, komunitas Drifting Sumbar bahkan berencana melakukan pembibitan atlet sejak usia dini serta mengirimkan delegasi untuk mengikuti berbagai event otomotif tingkat nasional.
Menanggapi pemaparan tersebut, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif para pegiat otomotif tersebut. Ia menilai drifting dapat menjadi alternatif kegiatan yang sangat positif bagi kalangan muda di Bukittinggi.
“Ini merupakan sesuatu yang positif bagi perkembangan olahraga otomotif di kalangan pemuda. Kita ingin anak-anak muda Bukittinggi memiliki ruang kreativitas dan kegiatan yang bermanfaat, sehingga energi mereka tersalurkan ke hal-hal positif dan produktif,” ungkap Ibnu Asis.
Pihak Pemko Bukittinggi pun menyatakan komitmennya untuk membantu mengupayakan hadirnya wadah dan fasilitas yang representatif guna mendukung eksistensi olahraga ini ke depan.
“Kita berharap nantinya ada sarana dan tempat yang dapat digunakan oleh para pegiat otomotif untuk latihan, pembinaan, dan pengembangan olahraga otomotif secara berkelanjutan di Bukittinggi,” pungkas Wakil Wali Kota.
(Rafika Santi)
0 Komentar