Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Tirainusantara.co.id | Kuansing -Ditengah perhelatan Festival Perahu Baganduang di Lubuk Jambi, Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, salah satu personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kuansing mengalami insiden saat bertugas, Kamis (26/03/2026).
Personel tersebut terkena semburan air radiator saat berupaya menertibkan kemacetan lalu lintas yang padat dan panjang di sekitar lokasi kegiatan.
Saat dikonfirmasi pada Jumat, Ade Candra, rekan sejawat korban, membenarkan kejadian tersebut.
“Insiden terjadi ketika personel hendak menertibkan kemacetan yang cukup padat. Salah satu personel Dishub Kuansing bernama Uddy mengalami cedera pada bagian mata dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat,” ujarnya.
Ade menjelaskan, peristiwa bermula ketika kondisi lalu lintas di sekitar lokasi festival mengalami kepadatan tinggi. Saat personel Dishub berupaya mengurai kemacetan, sebuah mobil pikap yang datang dari arah Sumatera Barat terjebak antrean panjang dan tiba-tiba mengalami mogok.
Tanpa diduga, radiator kendaraan tersebut pecah dan air panasnya menyembur, mengenai wajah, terutama bagian mata Uddy yang berada di dekat lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Lubuk Jambi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala Dinas Perhubungan Kuantan Singingi, Hendri Wahyudi, S.E., menyampaikan bahwa kondisi anggotanya saat ini masih dalam penanganan intensif.
“Personel kami yang mengalami insiden sudah dibawa berobat dan akan diperiksa lebih lanjut, karena kedua matanya terkena semburan air radiator, terutama mata sebelah kiri yang cukup parah,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras petugas di lapangan yang tetap menjalankan tugas di tengah padatnya aktivitas festival Perahu baganduang.
Ia berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar keselamatan petugas dan masyarakat lebih diutamakan dalam setiap kegiatan besar.
Diharapkan, panitia pelaksana dapat menjadikan insiden ini sebagai bahan evaluasi, sehingga ke depan pelaksanaan festival dapat berjalan lebih aman dan tertib bagi semua pihak.(Hendra Yadi)*
0 Komentar