Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Tirainusantara.co.id | Kuansing -Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada hafizah cilik berusia delapan tahun asal Kecamatan Kuantan Tengah, Shanum Zahsy Askanah, yang telah berhasil mengharumkan nama daerah di kancah nasional melalui program Hafiz Indonesia 2026 yang disiarkan oleh stasiun televisi nasional RCTI.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon, di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (30/03/2026).
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Kemenag Kuansing dalam mendukung dan mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang berprestasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Shanum Zahsy Askanah juga menampilkan kemampuannya dengan membacakan potongan ayat suci Al-Qur’an secara merdu dan penuh penghayatan. Ia bahkan mampu menyambung ayat yang dibacakan oleh Kepala Kemenag Kuansing, yang disambut dengan kekaguman para hadirin.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD IT An-Najiyah Teluk Kuantan turut menyampaikan apresiasi serta pesan tentang pentingnya mempelajari Al-Qur’an.
“Sebagaimana sabda Rasulullah, orang terbaik di antara kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. Kami berharap Shanum dapat terus istiqamah dan menjadi inspirasi bagi teman-temannya,” ungkapnya.
Usai kegiatan, Kepala Kemenag Kuansing Suhelmon, kembali menyampaikan rasa bangganya atas capaian yang diraih Shanum dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Shanum Zahsy Askanah. Ini bukan hanya kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga ini menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin mencintai Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kemenag akan terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani sebagai bagian dari penguatan pembangunan karakter bangsa.
“Kami akan selalu mendukung dan membina generasi Qur’ani dalam pembangunan karakter bangsa,” ucapnya.(Hendra Yadi)*
0 Komentar