Lampaui Target Pendapatan, Pemko Bukittinggi Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRD


BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada pihak legislatif. Penyerahan dokumen krusial ini dilaksanakan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung khidmat di Gedung DPRD Bukittinggi, Senin (30/3/2026).

​Rapat yang dihadiri oleh jajaran eksekutif dengan setelan Pakaian Sipil Lengkap (PSL) ini menjadi momentum krusial bagi publik untuk memotret sejauh mana efektivitas pembangunan di Kota Jam Gadang sepanjang tahun lalu.

​Performa Fiskal yang Impresif

​Sorotan utama dalam paripurna kali ini adalah keberhasilan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mengoptimalkan pundi-pundi daerah. Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengungkapkan bahwa realisasi Pendapatan Daerah berhasil menembus angka Rp755,88 miliar.

​"Capaian ini setara dengan 100,2% dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp754,15 miliar. Ini merupakan sinyal positif atas kesehatan fiskal kita," ujar Ibnu Asis saat memaparkan ringkasan laporan.

​Keberhasilan ini ditopang oleh dua pilar utama

​Pendapatan Transfer  Realisasi mencapai Rp590,54 miliar (100,35% dari target).

​Pendapatan Asli Daerah (PAD): Terhimpun sebesar Rp161,33 miliar atau mencapai 97,36% dari proyeksi.

​Realisasi Belanja dan Dinamika Anggaran

​Di sisi pengeluaran, Pemerintah Kota mencatatkan realisasi belanja sebesar Rp694,82 miliar atau sekitar 88,26% dari total pagu anggaran sebesar Rp787,24 miliar. Terdapat dinamika pada APBD Perubahan 2025, di mana belanja daerah sempat mengalami kenaikan sebesar Rp49,24 miliar untuk mengakomodasi berbagai program strategis yang menjadi prioritas masyarakat.

​Komitmen Transparansi dan Evaluasi

​Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar formalitas tahunan. Sesuai mandat undang-undang, laporan ini adalah instrumen bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan demi memastikan setiap rupiah anggaran berdampak nyata pada pelayanan publik.

​"DPRD akan melakukan telaah mendalam terhadap dokumen ini. Output-nya nanti berupa catatan strategis dan rekomendasi untuk perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan," tegas Syaiful.

​Rapat ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, serta seluruh jajaran Kepala SKPD, Camat, hingga Lurah se-Kota Bukittinggi.

(Rafika Santi) 

0 Komentar