DPRD Bukittinggi Jemput Aspirasi di Guguak Panjang, Fokus pada Penguatan Mutu Layanan Dasar




​BUKITTINGGI – Anggota DPRD Kota Bukittinggi Daerah Pemilihan (Dapil) Guguak Panjang melaksanakan agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2025/2026, Rabu (29/4). Pertemuan yang berlangsung khidmat ini menjadi ruang diskusi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam memetakan prioritas pembangunan di tingkat kelurahan.


​Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran anggota dewan Dapil Guguak Panjang, di antaranya Nur Hasra, B.Sc, Zulhamdi Nova Candra Lb, H. Arnis Malik, Dedi Candra, S.H, Andre Kresna Saputra, Ir. Hj. Rahmi Brisma, Vina Kumala, S.E., M.M., Ak, Zulkhairahmi, S.Ak, dan Dewi Anggraini, S.E., M.M.


​Transformasi Layanan Kesehatan dan Sosial-Keagamaan


​Anggota DPRD, Nur Hasra, B.Sc, mengungkapkan bahwa kebutuhan masyarakat saat ini mulai bergeser ke arah penguatan kualitas hidup melalui layanan kesehatan primer. Ia menyoroti pentingnya dukungan terhadap standar baru pelayanan di tingkat lingkungan.


​"Aspirasi yang kami terima sangat menitikberatkan pada pengadaan alat ukur dan timbang yang standar guna mendukung program Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer). Selain infrastruktur fisik seperti pembangunan gedung kantor lurah dan Pustu, kami juga memberikan perhatian khusus pada keberlanjutan program BKMT melalui dukungan sarana pengajian dan tahsin," jelas Nur Hasra.


​Optimalisasi Fungsi Reses


​Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra Lb, menegaskan bahwa reses merupakan jembatan komunikasi resmi untuk menyelaraskan kebijakan pemerintah dengan harapan warga. "Reses adalah instrumen strategis bagi legislatif untuk memastikan setiap usulan masyarakat dapat terakomodasi secara terukur dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah," ungkapnya.


​Harapan Realisasi Anggaran


​Senada dengan hal tersebut, anggota DPRD Andre Kresna Saputra menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi antara hasil Musrenbang dengan ketersediaan anggaran daerah. Ia berharap agar potensi pendanaan yang ada dapat dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan mendesak yang telah diusulkan masyarakat.


​"Mengingat Dana TKD (Transfer ke Daerah) di daerah, kami berharap ada langkah strategis dari pemerintah untuk menyegerakan realisasi program yang telah dinanti warga. Kami akan terus berkoordinasi agar setiap rencana pembangunan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan publik," tutur Andre secara diplomatis.


​Keamanan dan Ketertiban Lingkungan


​Di sisi lain, H. Arnis Malik Palimo menanggapi laporan warga terkait dinamika lingkungan, termasuk usulan pemasangan CCTV di titik rawan serta penanganan gangguan kucing liar di pemukiman. Menurutnya, rasa aman masyarakat adalah salah satu pilar kesejahteraan yang harus diupayakan secara kolektif oleh pemerintah dan warga.


​Agenda reses ini diakhiri dengan komitmen seluruh anggota dewan Dapil Guguak Panjang untuk menghimpun seluruh usulan tersebut ke dalam laporan resmi, yang nantinya akan diperjuangkan sebagai pokok-pokok pikiran (Pokir) dalam rapat paripurna bersama Pemerintah Kota Bukittinggi.

0 Komentar