Habibah Tembus 3 Besar, Harapan Kuansing Menggema di Ajang Duta Pariwisata Riau 2026



Tirainusantara.co.id | Kuansing -Harapan besar tengah menyala dari bumi Kota Jalur Kuantan Singingi. Sosok muda berbakat, Habibah Khairunnisa Z, kini menjadi sorotan setelah berhasil menembus posisi tiga besar dalam ajang Duta Pariwisata Riau 2026.

Berdasarkan hasil sementara perolehan suara per 24 April 2026 pukul 11.50 WIB, Habibah mengumpulkan 298 vote—mengungguli banyak peserta dan menempatkannya di jajaran teratas kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut.

Perjalanan Habibah bukan sekadar angka. Ia adalah putri daerah kelahiran Baserah, 8 Mei 2009, yang kini masih duduk di bangku kelas XI SMA Negeri 8 Pekanbaru. Di pundaknya, tersemat harapan besar sebagai satu-satunya wakil Kuantan Singingi.

Dukungan pun mengalir deras. Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, secara tegas menyatakan kebanggaannya atas capaian tersebut.

“Ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah momentum bagi generasi muda Kuansing untuk tampil dan memperkenalkan kekayaan budaya kita. Saya mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk bersatu memberikan dukungan maksimal kepada Habibah,” tegasnya.

Bagi Bupati, keberhasilan Habibah menembus tiga besar menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Kuansing memiliki kualitas, daya saing, dan potensi besar di bidang pariwisata serta budaya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Emerson, menilai Habibah bukan hanya unggul dari segi penampilan, tetapi juga memiliki wawasan dan karakter kuat sebagai duta daerah.

“Habibah adalah representasi generasi muda Kuansing yang cerdas dan berbudaya. Kami optimistis, dengan dukungan masyarakat, ia mampu melangkah lebih jauh dan meraih prestasi membanggakan,” ujarnya.

Ajang Duta Pariwisata Riau bukan sekadar panggung kompetisi. Ia adalah ruang bagi generasi muda untuk membawa nama daerah, memperkenalkan budaya, dan mengangkat potensi wisata ke level yang lebih tinggi.

Di tengah ketatnya persaingan, doa dan dukungan masyarakat Kuantan Singingi menjadi kunci. Harapan itu kini bertumpu pada satu nama—Habibah Khairunnisa—yang tengah berjuang mengharumkan daerahnya di panggung provinsi.

(Hendra Yadi)*

0 Komentar