Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI – Gelanggang legendaris Bukik Ambacang kembali menjadi saksi bisu adu kecepatan dan ketangkasan dalam perhelatan akbar Pacu Kuda Wisata Derby 2026. Agenda tahunan yang menjadi kalender tetap pariwisata Sumatera Barat ini resmi ditabuh, menghadirkan puluhan kuda-kuda tangguh dari berbagai daerah untuk memperebutkan kasta tertinggi di lintasan tanah Ranah Minang, gelanggang bukik ambacang Minggu (26/04).
Sejak bendera start dikibarkan, atmosfer ketegangan langsung menyelimuti arena. Gemuruh suara derap kaki kuda yang menghantam lintasan berpadu dengan sorak-sorai ribuan penonton yang memadati tribun. Bukan sekadar urusan mencapai garis finis paling awal, ajang ini merupakan panggung pertaruhan gengsi bagi para pemilik kuda (stabel) serta ujian nyali bagi para joki yang lihai memainkan tali kendali di setiap tikungan tajam.
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama pemangku kepentingan terkait menegaskan bahwa Wisata Derby bukan hanya soal kompetisi olahraga. Lebih dari itu, ini adalah upaya merawat tradisi alek nagari yang telah berurat akar sekaligus menjadi mesin penggerak ekonomi kreatif dan UMKM di sekitar wilayah Bukittinggi dan Agam.
“Kita melihat antusiasme yang luar biasa. Pacu kuda adalah marwah bagi masyarakat kita. Selain melestarikan budaya, ajang ini secara otomatis meningkatkan kunjungan wisatawan dan menghidupkan sektor penginapan serta perdagangan lokal,” ujar perwakilan panitia pelaksana di sela-sela kegiatan.
Persaingan di kelas-kelas bergengsi berlangsung sengit. Kuda-kuda unggulan yang sudah malang melintang di berbagai gelanggang tampak mendominasi posisi terdepan sejak gate dibuka. Namun, beberapa kuda "non-unggulan" juga memberikan kejutan dengan melakukan akselerasi tak terduga di trek lurus menuju finis, membuktikan bahwa strategi dan fisik yang prima adalah kunci utama di atas pelana.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah kelas utama masih terus dipertandingkan. Keamanan dan ketertiban di area gelanggang tetap terjaga ketat berkat koordinasi solid tim gabungan, memastikan perhelatan akbar ini berjalan mulus tanpa kendala berarti.
(Rafika Santi)
0 Komentar