Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi secara resmi melepas kontingen Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk berlaga di ajang bergengsi National Firefighter Skill Competition (NFSC) 2026. Upacara pelepasan berlangsung khidmat di Lapangan Atas Ngarai pada Rabu, 22 April 2026.
Mewakili Wali Kota Bukittinggi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, memimpin langsung prosesi pelepasan rombongan yang akan bertolak menuju Kota Palembang, Sumatra Selatan.
Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, menjelaskan bahwa kompetisi nasional ini akan berlangsung pada 27–30 April 2026. Partisipasi Bukittinggi dalam ajang ini merupakan komitmen daerah dalam meningkatkan standar pelayanan publik, khususnya dalam penanggulangan kebakaran.
"Kota Bukittinggi akan mengikuti tiga kategori utama, yaitu Survival, Ladder Pitching, dan Hose Laying. Ketiga kategori ini sangat krusial karena menuntut kecepatan, ketepatan, serta kerja sama tim yang solid," ujar Joni Feri.
Apresiasi untuk "Pahlawan Masyarakat"
Dalam sambutannya, Sekda Rismal Hadi memberikan apresiasi tinggi kepada para personel damkar. Beliau menekankan bahwa tugas pemadam kebakaran saat ini telah berkembang luas, tidak hanya memadamkan api namun juga melakukan berbagai aksi penyelamatan (rescue).
"Petugas Damkar adalah pahlawan bagi masyarakat Bukittinggi. Amanah ini adalah tugas mulia yang tidak semua orang mampu jalankan. Risiko besar adalah tantangan harian mereka, namun tugas tetap dilaksanakan demi kemanusiaan," ungkap Rismal Hadi.
Target Implementasi Skill untuk Pelayanan Masyarakat
Pemko Bukittinggi berharap keikutsertaan dalam NFSC 2026 bukan sekadar mengejar trofi, melainkan sebagai sarana transfer ilmu dan peningkatan kemampuan teknis personel.
"Menjadi juara adalah bonus. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana implementasi dari skill baru yang didapatkan di sana untuk menyelamatkan warga Bukittinggi dan sekitarnya. Pelatihan dan kompetisi adalah keniscayaan agar kita selalu siap siaga meminimalisir kerugian materil maupun korban jiwa," tegas Sekda.
Selain fokus pada kompetisi, Sekda juga berpesan agar para petugas tetap konsisten melakukan sosialisasi mitigasi kepada masyarakat, termasuk edukasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah awal pencegahan kebakaran di lingkungan warga.
0 Komentar