Panitia Resmi Terbentuk, Pacu Jalur Baserah 2026 Siap Digelar Lebih Meriah



BASERAH |  — Perhelatan akbar budaya tahunan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah Kecamatan Kuantan Hilir Tahun 2026 di Tepian Lubuok Sobae Basogha resmi mulai dipersiapkan. Kepanitiaan inti event budaya kebanggaan masyarakat Baserah itu kini telah resmi terbentuk dan siap bekerja maksimal demi menyukseskan salah satu agenda tradisi terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Pembentukan panitia berlangsung dalam rapat resmi yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Kuantan Hilir dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta unsur terkait lainnya, Kamis (21/5/2026). Momentum itu menjadi penanda dimulainya persiapan besar menuju Event Kebudayaan Pacu Jalur Tahun 2026.

Plt. Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, menegaskan bahwa pembentukan panitia bukan sekadar formalitas, namun merupakan langkah awal untuk memastikan event budaya Pacu Jalur berjalan sukses, tertib, meriah, dan mampu menjaga warisan budaya daerah tetap hidup di tengah masyarakat.

“Pacu Jalur bukan hanya perlombaan tradisional Baserah, tetapi identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi. Karena itu panitia yang sudah terbentuk harus langsung bergerak dan bekerja maksimal. Kita ingin Pacu Jalur Event Kebudayaan Tahun 2026 lebih meriah, tertata, dan mampu menjadi daya tarik budaya daerah,” tegas Rahman Candra.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung agenda budaya tersebut, mengingat Pacu Jalur telah menjadi simbol persatuan masyarakat sepanjang aliran Sungai Kuantan sejak puluhan tahun silam.

“Kita berharap seluruh masyarakat, tokoh adat, pemuda, sponsor, dan seluruh pihak terkait ikut mendukung. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagian dari menjaga marwah budaya Kuansing,” tambahnya.

Dalam pengumuman resmi yang beredar, susunan kepanitiaan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah Kecamatan Kuantan Hilir Tahun 2026 dipimpin oleh:

Susunan Panitia Inti:

Ketua Umum: Titus Arianto, S.Pd

Ketua I: Jefriyoni

Ketua II: Masrianto

Ketua III: H. Wiwit Erianto

Sekretariat:

Sekretaris Umum: Thomas Alpa Edison, S.Pd

Sekretaris I: Didik Marka Hendika, S.IP

Bendahara:

Bendahara: Hj. Ermiati, SE

Bendahara I: Meilany Sri Utami, ST


Pembentukan kepanitiaan tersebut disebut menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan berbagai aspek penting mulai dari teknis perlombaan jalur, keamanan, promosi event, penataan arena, hingga keterlibatan pelaku UMKM dan masyarakat sekitar.

Sebagai informasi, Pacu Jalur merupakan tradisi budaya khas Kabupaten Kuantan Singingi dan Baserah sebagai daerah cikal bakal atau awal mula lahirnya, yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak ratusan tahun lalu. Tradisi ini bukan hanya menjadi ajang perlombaan perahu panjang tradisional, namun juga sarat nilai budaya, kekompakan, sportivitas, serta semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Event Pacu Jalur di Tepian Lubuok Sobae Basogha Kecamatan Kuantan Hilir sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu agenda budaya yang selalu menyedot perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Selain menjadi hiburan rakyat, event tersebut juga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM, perdagangan, dan pariwisata lokal.

Dengan telah terbentuknya kepanitiaan resmi, masyarakat kini menaruh harapan besar agar Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah Tahun 2026 mampu tampil lebih spektakuler dan semakin memperkuat posisi Pacu Jalur sebagai warisan budaya daerah yang membanggakan.

Di akhir penyampaiannya, Rahman Candra mengajak seluruh pihak menjaga semangat persatuan demi suksesnya agenda budaya tersebut.

“Mari kita jadikan Pacu Jalur sebagai kebanggaan bersama. Budaya ini harus terus hidup, dijaga, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.

Sumber: Kehumasan dan Publikasi Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah Kecamatan Kuantan Hilir 2026.(***) 

0 Komentar