Pembangunan Jembatan di Kuok Disorot, Tak Ada Papan Proyek hingga Dugaan Penggunaan Solar Subsidi



KAMPAR — Proyek pembangunan jembatan di jalan lintas Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau menjadi sorotan warga. Pasalnya, proyek tersebut disebut tidak memasang papan informasi kegiatan sebagaimana mestinya, serta diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk operasional alat berat excavator di lokasi pekerjaan.

Pantauan wartawan di lapangan, aktivitas pembangunan tetap berjalan menggunakan alat berat excavator. Namun hingga kini, masyarakat mengaku tidak mengetahui secara jelas sumber anggaran, nilai proyek, pelaksana kegiatan maupun target pengerjaan karena tidak terlihat adanya papan informasi proyek di area tersebut.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, keterbukaan informasi dalam proyek pemerintah sangat penting agar masyarakat mengetahui pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

“Kalau tidak ada papan proyek, masyarakat jadi bertanya-tanya ini proyek dari mana, berapa anggarannya, siapa kontraktornya. Harusnya dipasang supaya transparan,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Selain persoalan papan informasi, warga juga menyoroti dugaan penggunaan BBM solar subsidi pada alat berat excavator yang bekerja di lokasi proyek. Dugaan itu muncul karena adanya aktivitas pengisian solar menggunakan jerigen ke alat berat.

Penggunaan BBM subsidi untuk kendaraan maupun alat berat proyek sendiri menjadi perhatian serius pemerintah, karena solar subsidi diperuntukkan bagi masyarakat tertentu sesuai aturan yang berlaku.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM, penggunaan solar subsidi memiliki batasan dan tidak diperuntukkan bagi aktivitas tertentu yang bersifat industri maupun proyek.

Sementara itu, dalam prinsip keterbukaan informasi publik, setiap proyek pemerintah wajib memberikan informasi kepada masyarakat, termasuk melalui pemasangan papan nama proyek yang memuat jenis kegiatan, sumber anggaran, nilai proyek dan waktu pelaksanaan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait tidak adanya papan informasi proyek dan dugaan penggunaan solar subsidi pada alat berat excavator tersebut.

Masyarakat berharap pihak berwenang dapat melakukan pengawasan dan pengecekan langsung di lapangan agar pelaksanaan proyek berjalan transparan serta sesuai aturan yang berlaku. 




Firdaus

0 Komentar