Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI – Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, S.P., meresmikan pengoperasian Klinik Eksekutif RSUD Dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi melalui seremoni pengguntingan pita pada Kamis (29/01/2026). Momentum ini menandai transformasi fundamental faskes plat merah menuju standar pelayanan yang lebih komprehensif, responsif, dan berkelas.
Dalam arahannya di depan gedung klinik yang baru saja diresmikan, Gubernur menekankan bahwa eksistensi unit eksekutif harus menjadi katalisator bagi akselerasi diagnostic time. Beliau menginstruksikan manajemen untuk mengoptimalkan kehadiran DPJP (Doctor in Charge) guna menjamin keputusan klinis yang tepat dan cepat.
"Paradigma pelayanan publik adalah pengabdian tanpa kompromi. Klinik Eksekutif ini harus mampu memangkas birokrasi medis. Diagnosis wajib ditegakkan secara akseleratif, dan para spesialis harus stay demi memastikan asuhan medis yang kontinu bagi pasien," tegas H. Mahyeldi Ansharullah, S.P.
Transparansi Terapeutik dan Edukasi Medik
Gubernur juga menuntut integritas tinggi dalam edukasi pasien. Beliau menegaskan bahwa dokter memiliki kewajiban moral untuk memaparkan regimen farmakoterapi (kualitas obat) secara transparan kepada pasien. Hal ini bertujuan agar aspek kenyamanan fasilitas tidak sekadar menjadi fasad, melainkan selaras dengan kualitas informasi medis yang diterima oleh masyarakat.
Prestasi Digitalisasi dan Rekognisi BPJS
Sejalan dengan visi modernisasi, Direktur RSAM, drg. Busril, MPH, menerima penghargaan prestisius dari BPJS Kesehatan. Penghargaan ini merupakan bentuk rekognisi atas keberhasilan RSAM dalam mengintegrasikan ekosistem digital, mencakup bridging sistem klaim dan optimalisasi antrean online yang secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional dan kenyamanan pasien.
Sinergi Wilayah dan Filantropi Kesehatan
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, S.TP., yang hadir mewakili otoritas kota, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergitas rujukan wilayah. Pemerintah Kota Bukittinggi memastikan bahwa layanan kesehatan dasar di Puskesmas dan RSUD kota akan terintegrasi secara harmonis dengan layanan sub-spesialis di RSAM.
Sebagai penutup, Gubernur menginstruksikan drg. Busril, MPH untuk memperluas jaring sosial melalui kemitraan strategis dengan Baznas. Langkah ini merupakan strategi inklusi untuk memastikan bahwa pasien dengan indikasi medis khusus dari kalangan ekonomi rentan tetap mendapatkan proteksi kesehatan berkualitas tinggi melalui skema pembiayaan filantropi.(***)
0 Komentar