Gaji Tak Kunjung Cair, ASN Inhil di Paksa Berhutang, Susu Anak Habis, Biaya Sekolah Tak Bisa Ditunda


Indragiri Hilir – Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjerit. Gaji yang seharusnya menjadi penopang hidup keluarga hingga kini tak kunjung cair, membuat banyak ASN berada di ujung kesabaran.

Keterlambatan pembayaran gaji ini bukan sekadar persoalan administratif. Di baliknya, ada jeritan keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan paling dasar. 

Susu anak habis, biaya sekolah menunggak, sementara kebutuhan sehari-hari terus berjalan tanpa kompromi.

“Anak kami butuh makan, susu, dan sekolah. Ini bukan bisa ditunda seperti urusan kantor,” ujar salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya, Minggu 18 Jan 2026.

Ironisnya, ASN selama ini dituntut disiplin, profesional, dan tepat waktu dalam melayani masyarakat. Namun hak dasar mereka justru terabaikan. Keterlambatan gaji ini memukul psikologis dan ekonomi keluarga ASN, terutama mereka yang tidak memiliki penghasilan tambahan.

Lebih memprihatinkan, sebagian ASN terpaksa berutang ke warung, koperasi, bahkan pinjaman online demi bertahan hidup. Kondisi ini dinilai mencederai rasa keadilan dan mencoreng wajah tata kelola pemerintahan daerah.

“Kalau terus begini, bagaimana kami bisa fokus bekerja melayani masyarakat” lanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan pasti dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan dan kapan gaji akan dicairkan. ASN berharap pemerintah daerah segera bertindak cepat dan transparan, karena yang dipertaruhkan bukan hanya kinerja birokrasi, tetapi masa depan anak-anak mereka.

Keterlambatan gaji bukan sekadar angka di laporan keuangan. Ini soal perut yang harus diisi, pendidikan yang harus dibayar, dan martabat ASN yang seharusnya dijaga.


Indra TT

0 Komentar