Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
INHIL-Beberapa hari terakhir, publik di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dihebohkan oleh pemberitaan salah satu media yang menyoroti kondisi jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Dalam berita tersebut, jabatan kepala dinas bahkan disebut hanya menjadi pajangan,dengan sarang hantu dan jin beranak
Perbincangan itu pun ramai dibahas warga di kedai kopi Jalan H. Sa’id. Seorang warga Inhil berinisial S menyebutkan bahwa apa yang diberitakan media tersebut ada benarnya, mempertanyakan ke mana fungsi pengawasan pemerintah daerah selama ini berjalan.
Tak berhenti di situ, media yang sama kembali menerbitkan berita berjudul ,Kepala OPD Inhil Jadi Pajangan, Pemda Dibawa ke Mana Arah Pemerintahan Ini.Dalam isi pemberitaan tersebut, disebutkan adanya petunjuk dari Sekretaris Pemda Inhil bahwa persoalan pejabat Pelaksana Tugas (PLT) dan pejabat definitif diarahkan untuk dikonfirmasi ke BKPSDM
Kondisi ini justru memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, karena terkesan terjadi lemparan konfirmasi
Warga Inhil yang mengaku mendukung Pemda, kondisi ini menimbulkan keraguan.Pasalnya, sudah hampir satu tahun lamanya masih banyak OPD yang dipimpin oleh PLT.Situasi ini dinilai wajar jika membuat para kepala OPD enggan berbicara kepada media, karena muncul kekhawatiran akan dipindahkan setelah memberikan keterangan.
Statusnya benar hanya pajangan sementara,ujar inisial M sambil tersenyum pahit menikmati secangkir kopi, yang kemudian disambung rekannya berinisial S, Mau dibawa ke mana kepala OPD Inhil ini,ucapnya disertai tawa.
Kondisi tersebut kini menjadi sorotan publik Hingga saat ini, sejumlah OPD di Kabupaten Inhil masih dipimpin oleh PLT tanpa kejelasan kapan pejabat definitif akan dilantik.Hal ini memunculkan dugaan di tengah masyarakat bahwa Pemda Inhil terkesan menikmati.situasi jabatan PLT yang berkepanjangan.
sepanjang sejarah pemerintahan daerah, masyarakat menilai belum pernah terjadi kekosongan pejabat definitif OPD dalam waktu lama tanpa alasan yang jelas.Publik pun mempertanyakan apa sebenarnya kesulitan dan hambatan yang dihadapi Pemda Inhil dalam menentukan serta melantik kepala dinas dan pejabat OPD definitif.
Apakah persoalan ini disebabkan oleh kendala administrasi, politik birokrasi atau adanya kepentingan tertentu yang membuat proses pelantikan terus tertunda?Tak sedikit pula yang mengaitkan kondisi ini dengan peristiwa kebakaran Kantor Bupati Inhil, yang diduga menyebabkan banyak arsip penting tidak terselamatkan atau?
Itu pun berkembang di tengah masyarakat
Apakah akibat kebakaran tersebut data kepegawaian dan arsip penilaian pejabat hilang, sehingga Pemda tidak mengetahui siapa yang layak dan akan dititipkan untuk menduduki jabatan definitif.ujar S kepda media ini tempat pada waktu pukul 1 malam Dini hari 16 Januari 2026.
***
0 Komentar