Coba Cek Dulu' - Kabid PJU Dishub Kampar soal PJU yang Tak Kunjung Nyala


Kampar - Harapan warga untuk menikmati penerangan jalan umum (PJU) yang layak berubah menjadi kekecewaan mendalam. Bantuan lampu jalan yang disebut-sebut telah di-ACC sejak 26 Mei 2025 hingga kini, memasuki tahun 2026, belum juga terealisasi. Di tengah penantian panjang itu, sikap pejabat terkait justru memantik tanda tanya besar.

Sorotan publik kini mengarah ke Bidang PJU pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar. Saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/26), Kabid PJU yang akrab disapa Rama Tama melalui Kabid PJU Desi hanya menjawab singkat, “Iya nanti, coba kita cek dulu proposalnya.” Jawaban normatif itu dinilai warga tidak memberikan kepastian apa pun.

Menurut pengakuan warga, proposal bantuan lampu jalan telah lama diajukan dan dikabarkan sudah mendapat persetujuan. Bahkan, informasi dari internal Dishub sebelumnya menyebutkan unit lampu sudah tersedia.

Namun hingga hari ini, pemasangan tak kunjung dilakukan.

Alasan pun silih berganti. Mulai dari kendala teknis hingga kerusakan mobil operasional. Ironisnya, setelah kendaraan dinyatakan selesai diperbaiki beberapa pekan lalu, realisasi tetap nihil. Tak ada jadwal pasti. Tak ada penjelasan resmi.

Upaya konfirmasi lanjutan kepada pihak terkait disebut-sebut sulit dilakukan. Respons yang minim dan terkesan menghindar justru memperkeruh suasana. Warga menilai sikap tersebut tidak mencerminkan pelayanan publik yang transparan dan responsif.

“Kalau memang ada kendala, sampaikan secara terbuka. Jangan dibiarkan menggantung seperti ini,” ungkap salah seorang warga dengan nada kecewa.

Situasi ini memunculkan pertanyaan krusial,  Jika lampu sudah tersedia dan kendaraan operasional telah diperbaiki, apa lagi yang menjadi penghambat?  Mengapa pejabat memilih diam ketika masyarakat membutuhkan kejelasan?

Penerangan jalan bukan hanya fasilitas tambahan. Di sejumlah titik, minimnya PJU berdampak pada meningkatnya risiko kecelakaan dan potensi tindak kriminalitas pada malam hari. Bagi warga, keterlambatan ini bukan lagi persoalan administratif - melainkan menyangkut keselamatan. 


(Tim)

0 Komentar