Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Tirainusantara.co.id | Kuansing -Anggota Mancing Mania Kuansing (MMK) Dion S. Benai, warga Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, hampir saja menjadi korban pembegalan di perbatasan Lipat Kain dan Desa Tanjung Pauh, Kecamatan Singingi Hilir. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.25 WIB.
Berdasarkan kronologis yang disampaikan Dion kepada jurnalis, Minggu (08/02/2026) dini hari melalui sambungan WhatsApp, dirinya bersama dua rekannya, Randi dan Piyut, saat itu tengah dalam perjalanan pulang dari arah Pekanbaru menuju Kuansing.
“Kami hendak pulang ke kampung halaman dari arah Pekanbaru. Namun tiba-tiba ada empat orang menggunakan jaket tebal yang mengikuti kami dari belakang dengan sepeda motor jenis Honda Scoopy. Kejadian itu terjadi di perbatasan Lipat Kain dan Desa Tanjung Pauh sekitar pukul 21.25 WIB,” ujar Dion.
Dion menambahkan, keempat orang yang tidak dikenal tersebut diduga menyimpan senjata tajam di dalam jaket yang mereka kenakan.
“Kami tidak tahu apa yang mereka simpan di dalam jaket tebal itu, tetapi kami menduga adanya senjata tajam,” katanya.
Lebih lanjut, Dion menjelaskan bahwa keempat orang tersebut tidak mau mendahului kendaraan mereka dan terus mengikuti dari belakang sambil menyoroti mobil menggunakan lampu motor berjenis LED dengan cahaya sangat terang.
“Mereka tidak mau mendahului, tetap berada di belakang kami sambil menyoroti mobil dengan lampu yang sangat terang, sehingga pandangan kami terganggu saat mengemudi,” ucap Dion.
Atas kejadian tersebut, Dion mengimbau masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi, khususnya yang melakukan perjalanan pada malam hari agar selalu berhati-hati dan waspada.
“Kami mengimbau masyarakat Kuansing agar lebih berhati-hati saat bepergian di malam hari dan sebisa mungkin tidak bepergian sendirian,” pungkasnya.
*(Hendra Yadi).
0 Komentar