Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Tirainusantara.co.id |Kuansing -Viral di media sosial TikTok, sejumlah video yang menyeret nama Arfiona Remaja 17 tahun menuai polemik. Pihak keluarga korban langsung memberikan klarifikasi dan menyatakan bahwa video yang beredar tersebut adalah hoaks serta telah mencemarkan nama baik korban.
Klarifikasi tersebut disampaikan oleh keluarga terdekat korban, Gebrilla Shalsabilla, kepada jurnalis ,Kamis (12/02/2026) dini hari melalui pesan WhatsApp.
“Video yang beredar merupakan hoaks. Saat ini kami dari keluarga sudah menindaklanjuti dengan membuat laporan kepada pihak berwajib karena ini sudah mencemarkan nama baik. Bahkan kondisi mental dan psikologis Fio terganggu dan mengalami trauma akibat akun yang pertama kali memviralkan isu tersebut,” ujar Gebrilla.
Gebrilla menjelaskan, awal mula beredarnya video tersebut berasal dari sebuah akun TikTok yang diduga palsu dan menggunakan potongan video dari akun pribadi Fio.
“Awalnya ada akun TikTok yang memposting ulang video dari akun Fio sendiri. Akun tersebut diduga akun palsu yang dibuat oleh pelaku. Setelah dua hingga tiga hari, isu itu mulai menyebar luas di media sosial,” jelasnya.
Ia mengaku mulai mengetahui kabar tersebut saat sedang melakukan siaran langsung di TikTok dan mendapat pertanyaan dari warganet terkait video yang viral. Setelah berkomunikasi dengan Fio dan menelusuri sumber video yang beredar, pihak keluarga menemukan bahwa konten tersebut berasal dari tautan di internet dan bukan merupakan video pribadi Fio.
“Saya sudah menunjukkan bukti saat siaran langsung bahwa video tersebut bukan Fio. Setelah mendapatkan informasi dan bukti-bukti yang ada, saya langsung menyampaikan kepada publik bahwa berita tersebut adalah hoaks,” tambahnya.
Pihak keluarga berharap masyarakat tidak mudah percaya dan ikut menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.*(Hendra Yadi).
0 Komentar