Meski Ditutup, Sejumlah Warga Masih Nekat Melintasi Jembatan Sungai Lintang



Tirainusantara.co.id | Kuansing -Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi resmi menutup sementara Jembatan Sungai Lintang menyusul kondisi fisik jembatan yang mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Penutupan total ini dilakukan sebagai langkah dan upaya antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, setelah hasil pengecekan menunjukkan struktur jembatan tidak lagi layak dilalui kendaraan.

Namun, pasca dikeluarkannya imbauan penutupan masih ditemukan sejumlah warga yang nekat melintasi jembatan tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuantan Singingi, Hendri Wahyudi, kepada Jurnalis melalui Via pesan WhatsApp, Senin (2/3/2026) petang. 

“Kami meminta masyarakat untuk mematuhi imbauan ini dan sementara waktu menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Kondisi jembatan sudah rusak dan sangat berisiko jika tetap dipaksakan untuk dilalui,” tegasnya.



Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan jembatan permanen telah masuk dalam program kegiatan Dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi dan akan segera direalisasikan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kuantan Singingi, Siswoyo turut mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil risiko.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami dari Satlantantas akan melakukan pengawasan dan penertiban di lokasi. Kami imbau masyarakat untuk bersabar serta mengikuti arahan petugas demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi berharap kerja sama seluruh elemen masyarakat agar proses perbaikan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan korban jiwa.


0 Komentar