PETI DI SINGINGI HILIR MEMPORAK PORANDAKAN SUNGAI BAWANG DESA PETAI, PERAN APH DI PERTANYAKAN!



Singingi Hilir - Perilaku pengusaha ilegal saat ini sudah menjadi-jadi dan tidak takut dengan aparat penegak hukum (APH), Salah Seorang pelaku PETI adalah ibu I’at warga Petai diguga memiliki beberapa rakit DongFeng yang digunakan untuk memporak porandakan aliran sungai bawang, Desa PETAI dengan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Rabu (11/03/2026).

Menurut salah seorang Narasumber yang berdomisili di sekitar itu, Operasi PETI ini secara terang terangan dan berlangsung siang dan malam, Pengurus dan pengawas nya itu calon menantu nya sendiri yang bernama F*GI.

Masih kata narasumber yang tidak ingin namanya disebutkan, Buk I’at ini selalu bertindak seperti kebal hukum, Bayangkan saja dia mendongfeng di dekat aliran sungai dan pemukiman warga ditambah lagi dongfeng nya ini terlihat Jelas dari jalan lintas.

Kami merasa terganggu oleh aktivitas ini, Waktu istirahat kami berkurang dan kami juga takut jika sungai bawang ini hancur otomatis air nya akan membanjiri pemukiman warga, Kami tidak mengerti dengan bentuk dari aktivitas ini, entah ini salah satu bentuk pembangkangan buk I’at dan F*gi terhadap APH sekitar, entah ini memang bentuk kongkalikong APH dengan pelaku Peti ini sehingga dia terlihat kebal hukum.

Kami berharap POLRES Kuansing cepat tanggap dengan informasi kami ini, Sebenarnya banyak yang menDongfeng di sini tapi tidak mengganggu dan membahayakan pemukiman dengan kehancuran lahan dan kami juga tidak pernah mengadu dan usil, tapi DongFeng buk I’at ini memang sudah mengganggu kami.(***) 

0 Komentar