Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI – Kepolisian Resor Kota Bukittinggi melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Mapolresta Bukittinggi pada Kamis 12 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Bukittinggi dengan dihadiri oleh Wakil Walikota Bukittinggi, jajaran pejabat utama Polresta, serta personel gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.
Dalam amanatnya Kapolresta Bukittinggi menekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral dalam menghadapi dinamika situasi dunia yang berdampak pada stabilitas energi nasional. Polresta menyatakan dukungan penuh terhadap program Pemerintah untuk menjamin ketersediaan bahan bakar sehingga mobilitas pemudik tidak terhambat. Menanggapi survei nasional RI 2026 yang menunjukkan penurunan daya beli pada 75 persen masyarakat, Kapolresta menginstruksikan pengamanan ketat pada pusat ekonomi guna memastikan perputaran uang masyarakat berjalan aman dari segala bentuk kriminalitas.
Sejalan dengan kebijakan Gubernur Sumatera Barat mengenai sistem Work From Anywhere atau WFA, masyarakat diimbau untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari puncak kemacetan. Selain fokus pada keamanan, Polresta juga menyiagakan Tim Tanggap Bencana untuk mengantisipasi ancaman hidrometeorologi. Bagi warga yang melakukan perjalanan mudik ke luar kota, Polresta Bukittinggi menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis di Mapolresta dan seluruh Polsek jajaran sebagai bentuk pelayanan prima.
Pada kesempatan yang sama Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP M. Irsyad Fathur Rachman S.Tr.K S.I.K memaparkan teknis rekayasa lalu lintas di lapangan. Berdasarkan data Dishub Sumbar, volume kendaraan saat ini mencapai 4.000 unit dengan arus masuk sekitar 500 kendaraan per jam. Untuk mengantisipasi kemacetan, sistem One Way akan diberlakukan mulai dari titik Markas Brimob Padang Panjang. Masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan jalur alternatif dengan belok kanan di Padang Luar menuju arah Matur yang saat ini kondisinya sudah mantap dan siap dilalui.
AKP M. Irsyad juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishub dan DPRD untuk membatasi operasional truk di jalur Sitinjau Lauik agar tidak ada kendaraan besar yang melintas pada H-Lebaran. Pengawasan khusus juga akan dilakukan di area Lapangan Kantin dan Simpang Kapela. Selain itu, guna mencegah praktik pungutan liar, seluruh juru parkir di titik-titik tambahan akan dilengkapi dengan atribut resmi agar wisatawan dan masyarakat merasa nyaman selama berada di Kota Bukittinggi.(***)
0 Komentar