Tambang Ilegal Bebas Beraktivitas di Gunung Kesiangan, APH Diminta Serius Menanganinya

Benai, TiraiNusantara.com – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dilaporkan masih bebas beroperasi di Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (3/3/2026). Warga setempat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas dan serius menangani persoalan yang dinilai telah merusak lingkungan serta meresahkan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan unit rakit dompeng terlihat beroperasi secara terang-terangan di Wilayah Desa Gunung Kesiangan. Aktivitas tersebut berlangsung seolah tanpa hambatan, meski praktik PETI diketahui melanggar ketentuan perundang-undangan yang berlaku.



Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa kegiatan tambang ilegal tersebut sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan hampir setiap hari.

“Saya lihat bebas saja beraktivitas pekerja dompeng emas ilegal di Kecamatan Benai, tepatnya di Desa Gunung Kesiangan. Bahkan di situ diduga ada sekitar enam rakitan milik oknum kepala desa Gunung kesiangan Inisial FS dan empat rakit milik seseorang berinisial IcN,” ujarnya.

Ia menambahkan, para penambang hanya menghentikan aktivitasnya sementara waktu jika ada razia dari aparat. Namun, menurutnya, kegiatan kembali berjalan normal sehari setelah razia dilakukan.

“Setiap hari beraktivitas PETI di situ. Paling kalau ada razia APH berhenti beberapa hari, kemudian besoknya bekerja lagi. Boleh dicek, kalau ada razia, esoknya kerja kembali,” sebutnya.

Warga tersebut berharap aparat penegak hukum tidak hanya menertibkan para pekerja di lapangan, tetapi juga menindak tegas para pemodal yang diduga berada di balik aktivitas ilegal tersebut.

“Saya berharap APH memberantas aktivitas PETI di Gunung Kesiangan. Tangkap saja sekalian pemodalnya. Jelas itu ilegal dan melanggar undang-undang. Kami minta APH serius menanganinya,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Benai, IPDA M. Ali Sodiq, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan masyarakat. Ia memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan terkait maraknya aktivitas tambang ilegal di wilayah hukumnya.

“Terima kasih informasinya, segera kami tindak lanjuti,” singkat IPDA M. Ali Sodiq.

Hingga berita ini diterbitkan, aktivitas PETI di Desa Gunung Kesiangan dilaporkan masih berlangsung. Masyarakat berharap adanya langkah konkret dan berkelanjutan dari aparat terkait guna menghentikan praktik penambangan ilegal yang dinilai berdampak pada kerusakan lingkungan serta berpotensi menimbulkan persoalan sosial di kemudian hari.(*) 

0 Komentar