Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
JAKARTA – Wali Kota Bukittinggi Erman Safar terus memperluas jejaring diplomasi internasional guna menyukseskan peringatan 100 tahun Jam Gadang pada tahun 2026. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pertemuan penting bersama Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen serta Wakil Duta Besar Jerman yang berlangsung di Jakarta pada Senin 30 Maret 2026.
Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya diplomasi daerah dalam memperluas kerja sama internasional pada sektor budaya, sejarah, dan literasi. Agenda ini menjadi momentum krusial dalam memperkuat narasi sejarah sekaligus promosi pariwisata mancanegara mengingat keterkaitan historis Jam Gadang dengan Eropa, terutama pada teknologi mesin jam yang memiliki kemiripan dengan Big Ben di London.
Dalam dialog bersama pihak Belanda, pembahasan difokuskan pada penguatan aspek historis pembangunan Jam Gadang. Selain dikenal sebagai mahakarya arsitek lokal Minangkabau, bangunan ikonik ini memiliki nilai sejarah internasional yang kental termasuk penggunaan mesin jam buatan Jerman. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bukittinggi mendorong adanya kerja sama dalam mengakses arsip serta dokumen asli pembangunan Jam Gadang periode 1925 hingga 1926 yang tersimpan di Belanda.
Wali Kota Bukittinggi menjelaskan bahwa sebagai bentuk penghormatan terhadap hubungan historis tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi menyampaikan undangan resmi kepada perwakilan keluarga Ratu Wilhelmina. Mereka diharapkan dapat hadir pada puncak peringatan satu abad Jam Gadang mengingat monumen ini dibangun sebagai hadiah dari Ratu Belanda pada masa itu.
Wali Kota menekankan bahwa peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan sekadar seremoni belaka melainkan momentum strategis untuk mengangkat nama Bukittinggi ke panggung dunia melalui penguatan budaya dan literasi. Salah satu agenda unggulan yang akan memeriahkan peringatan ini adalah penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) keempat yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 Juni 2026.
Festival ini dirancang sebagai wadah pertemuan para intelektual dan budayawan internasional sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai nilai sejarah Jam Gadang kepada generasi mendatang. Dengan dukungan diplomasi dari Belanda dan Jerman, Pemerintah Kota Bukittinggi optimis peringatan satu abad Jam Gadang akan menjadi magnet pariwisata global yang memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.
(Rafika Santi)
0 Komentar