Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Kampar - Pemerintah Kabupaten Kampar tengah mengkaji ulang strategi anggaran demi mempercepat kelanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan wilayah Kenegerian Rumbio. Langkah ini diambil setelah perwakilan warga bersama pihak legislatif mendesak pemerintah daerah segera merealisasikan infrastruktur penghubung tersebut karena dianggap krusial bagi perekonomian antarwilayah.
Rencana percepatan tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran kedinasan Pemerintah Kabupaten Kampar dan perwakilan tokoh di Kantor masyarakat Bupati Kampar, Bangkinang, Kamis (21/5/2026). Siasat pendanaan eksternal kini menjadi opsi utama pemerintah daerah demi mengatasi keterbatasan anggaran daerah dalam mengeksekusi proyek fisik tersebut.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyatakan, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mencari terobosan penganggaran baru. Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah melayangkan permohonan bantuan dana stimulan langsung kepada kementerian terkait di tingkat pusat.
Menurut Ahmad Yuzar, keberadaan jembatan di Kenegerian Rumbio tersebut sudah masuk dalam skala prioritas pembangunan. Infrastruktur ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru yang tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga memangkas biaya logistik hasil pertanian antardesa.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar Zulpan Azmi yang mengawal langsung menyampaikan aspirasi warga menegaskan, desakan ini murni bersumber dari kebutuhan nyata di lapangan. Jembatan ini nantinya akan mengintegrasikan akses transportasi dari kawasan Pasar Rumbio di Kecamatan Kampar menuju wilayah Desa Pulau Payung dan Desa Teratak di Kecamatan Rumbio Jaya. Pihak legislatif berjanji akan terus mengawali proses koordinasi teknis agar proyek tidak kembali mandek.
Para tokoh masyarakat yang hadir dalam kesempatan itu ditambah tekanan pentingnya kualitas pengerjaan fisik jembatan jika nantinya proyek mulai berjalan. Warga berharap keterbukaan akses transportasi ke dua kecamatan ini dapat segera mendongkrak nilai jual komoditas tani lokal serta memperkuat interaksi sosial yang selama ini terhambat oleh keterbatasan akses penyeberangan.
Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Wakil Bupati Kampar Misharti, Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansah, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Lukmansyah Badoe, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Afrudin Amga, serta Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Yusdiyen Hadinata. Turut hadir pula Kepala Desa Pulau Payung Supriadi dan Kepala Desa Teratak Murlizar.
0 Komentar