Warga Kuok Kampar Pertanyakan Gedung SPPG Yang Mandek Dan Belum Beroperasi


Kampar - Sebuah gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, memicu tanda tanya di kalangan warga setempat. Pasalnya, bangunan yang menjadi bagian dari program prioritas era Presiden Prabowo Subianto tersebut hingga kini belum juga difungsikan atau beroperasi.

Berdasarkan pantauan pewarta, fasilitas yang dibangun atas kerja sama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini terlihat sudah berdiri kokoh dengan pagar pembatas di sekelilingnya. Papan nama "Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)" juga sudah terpasang jelas di dinding depan gedung. Namun, suasana di sekitar lokasi tampak sepi tanpa ada aktivitas pelayanan ataupun persiapan dapur masak sama sekali.

Salah seorang warga Desa Kuok yang tidak mau disebutkan namanya menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, bangunan itu sudah lama selesai, tetapi belum memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

"Gedungnya sudah lama siap (selesai dibangun), tapi sampai sekarang belum juga berfungsi. Kami tidak tahu apa kendalanya, padahal masyarakat sangat berharap program pemenuhan gizi ini bisa segera berjalan," ujarnya kepada pewarta tirainusantara.co.id, Jumat (12/6/2026).

Kondisi gedung yang dibiarkan kosong tanpa kejelasan ini memicu kritik tajam terkait pemanfaatan anggaran negara. Jika fasilitas yang sudah rampung dibangun tidak segera difungsikan, maka uang negara menjadi tidak efisien untuk kesejahteraan rakyat.

Bagian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo

Seperti diketahui, gedung SPPG merupakan unit krusial atau pusat dapur produksi yang dibentuk oleh Badan Gizi Nasional di bawah arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai pilar utama dalam mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mengentaskan stunting pada anak sekolah serta ibu hamil di seluruh Indonesia.

Keberadaan SPPG di tingkat kecamatan sebenarnya sangat dinantikan untuk mendukung penguatan gizi masyarakat di wilayah Kecamatan Kuok. Warga berharap pihak terkait, baik dari Pemkab Kampar maupun Badan Gizi Nasional pusat, segera memberikan kejelasan dan mengoperasikan fasilitas tersebut agar target besar pemerintah pusat dapat tercapai dan anggaran yang telah dikucurkan tidak terbuang sia-sia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait maupun pengelola gedung mengenai penyebab keterlambatan operasional SPPG di Desa Kuok tersebut.



Firdaus kuok

0 Komentar