Polwan Polres Mentawai Tembus Panggung Diplomasi Global di Vietnam


​MENTAWAI – Sabtu,18/7/2026  Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Mentawai resmi mengukir catatan baru dalam sejarah institusinya. Untuk pertama kalinya, salah satu personel terbaik dari korps Bhayangkara di Bumi Sikerei resmi didelegasikan untuk mengemban penugasan serta pelatihan di kancah internasional.


​Prestasi gemilang tersebut diraih oleh Brigpol Aruni. Polwan asal Polres Kepulauan Mentawai ini terpilih menjadi salah satu perwakilan resmi Indonesia dalam program pelatihan internasional yang berlangsung di Vietnam selama enam bulan.


​Upacara pembukaan (opening ceremony) pelatihan bergengsi ini digelar di People’s Security Academy, Ha Dong, Hanoi, Vietnam. Brigpol Aruni bergabung bersama 27 peserta terpilih lainnya yang berasal dari sembilan negara, yakni Indonesia, Jepang, Korea Selatan, China, Mongolia, Angola, Laos, Rusia, dan Prancis.


​Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Rory Ratno A., S.E., M.M., M.Tr.Opsla, menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas pencapaian personelnya tersebut. Ia menegaskan bahwa momentum ini merupakan tonggak sejarah baru bagi jajaran Polres Kepulauan Mentawai.


​"Ini adalah pertama kalinya Polres Kepulauan Mentawai mengirimkan anggotanya untuk penugasan dan pelatihan di luar negeri. Kami sangat bangga atas pencapaian Brigpol Aruni yang mampu membawa nama Mentawai dan institusi Polri ke tingkat internasional," ujar AKBP Rory Ratno dalam keterangannya.


​Lebih lanjut, Kapolres berharap prestasi yang diraih oleh Brigpol Aruni tidak hanya menjadi kebanggaan internal kepolisian, melainkan juga mampu menjadi pemantik semangat bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda di Bumi Sikerei.


​"Semoga keberangkatan Brigpol Aruni ke Vietnam ini menjadi motivasi yang kuat bagi seluruh personel Polres Kepulauan Mentawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Lebih dari itu, kami berharap ini bisa menginspirasi para pelajar di Mentawai bahwa keterbatasan geografis bukanlah halangan untuk mengukir prestasi di level dunia," pungkasnya.

0 Komentar