Sinergi Pemko dan Baznas Bukittinggi Salurkan Zakat Rp35 Juta untuk 61 Mustahik



​BUKITTINGGI — Wakil Wali Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi kembali menyalurkan zakat dan infak kepada 61 mustahik (penerima zakat). Total dana yang digelontorkan pada tahap ini mencapai lebih dari Rp35 juta. Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di Aula Kantor Baznas Bukittinggi, Selasa (7/7/2026).

​Wakil Ketua II Baznas Bukittinggi, Donny Syahputra, menjelaskan bahwa penyaluran zakat dan infak di awal Juli 2026 ini didistribusikan melalui empat program unggulan yang telah dirancang bersama Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi. Langkah ini diambil agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

​"Penyaluran kali ini menyasar empat sektor utama.



 Pertama, program Bukittinggi Sehat berupa bantuan biaya pengobatan untuk satu orang sebesar Rp1,5 juta. Kedua, program Bukittinggi Peduli berupa bantuan biaya hidup bagi 17 orang dengan total Rp13.850.000," ujar Donny merinci.


​Selanjutnya, program ketiga adalah Bukittinggi Makmur yang memberikan bantuan modal usaha untuk 10 orang dengan total anggaran Rp6.750.000. Terakhir, program Bukittinggi Cerdas mengucurkan bantuan biaya pendidikan bagi 33 orang dengan total nominal Rp13.200.000.

​Di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Baznas Bukittinggi atas komitmen dan kerja kerasnya.


 Ia menekankan bahwa dana yang disalurkan ini merupakan zakat dan infak dari para muzakki, yang mayoritasnya adalah para pegawai di lingkungan Pemko Bukittinggi.


​"Alhamdulillah, hari ini kita kembali menunaikan amanah menyalurkan zakat dan infak kepada warga yang berhak di Kota Bukittinggi. 

Kami sangat mengapresiasi kerja keras Baznas dalam melakukan pendataan hingga verifikasi lapangan yang ketat, sehingga bantuan ini benar-benar jatuh ke tangan yang tepat," tutur Ibnu Asis.


​Ibnu berharap bantuan yang diterima para mustahik ini dapat dimanfaatkan secara bijak dan produktif sesuai peruntukannya. Dengan demikian, niat suci dan doa dari para muzakki dapat terwujud dalam bentuk kesejahteraan masyarakat yang nyata.

0 Komentar