Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI — Pelataran SDN 05 Pintu Kabun menjadi pusat perhatian masyarakat pada Selasa (25/8/2026). Ratusan warga memadati lokasi untuk menyaksikan festival seni dan budaya yang menghadirkan penampil dari 20 sanggar tari se-Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Acara ini semakin lengkap dengan penyerahan bantuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) berupa sarana dan prasarana penunjang bagi Sanggar Tari Gempika Saiyo.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Asril, SE, menekankan pentingnya menggali potensi daerah melalui pendekatan kebudayaan dan pelayanan pariwisata yang ramah.
"Bahasa kerennya, Bukittinggi ini adalah daerah pariwisata berbasis hospitality dan soft power. Bagaimana respon pariwisatanya ke depan, harus kita gali, tonjolkan, dorong, lalu kita kolaborasikan bersama dari berbagai daerah di Bukittinggi dan Agam. Hari ini kita tampilkan 20 sanggar serta menyerahkan bantuan Pokir sarana-prasarana sanggar Gempika Saiyo .setelah sebelumnya dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Melalui festival budaya ini, pada dasarnya kita sedang membangun generasi yang mengenal dan memegang teguh falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Ketika generasi kita kenal adat, mereka paham tata krama. Ketika mereka kenal adat, mereka juga akan kenal Kitabullah."
Asril, SE (Anggota DPRD Provinsi Sumbar)
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat, David, S.T., yang hadir mewakili Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar. Ia mengucapkan terima kasih kepada Asril, SE atas kepercayaan yang diberikan kepada Dinas Kebudayaan dalam mengawal program ini.
"Kebudayaan hari ini adalah kekuatan halus (soft power) daerah. Kita perlu memperkuat sinergi seluruh pihak agar kebudayaan Minangkabau tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga menembus panggung internasional. Harapannya, masyarakat yang hadir tidak sekadar menyaksikan pertunjukan seni, tetapi juga bisa memetik makna mendalam dan nilai filosofi yang terkandung di dalamnya."
Tegas David, S.T. (Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Sumbar)
Aksi Kreatif Sanggar Tabiang Takuruang Curi Perhatian
Di antara maraknya ragam pementasan seni, aksi kreatif dari Sanggar Tabiang Takuruang (Jorong Jambak, Nagari Anam Suku) sempat mencuri perhatian khusus dari Asril, SE beserta para tamu undangan. Kelompok seni ini menyuguhkan pertunjukan unik dengan memanfaatkan media ember bekas yang diketuk sedemikian rupa hingga menghasilkan irama serta nada harmonis layaknya pukulan musik tambua tradisional.
Agenda ini juga turut dihadiri oleh jajaran Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi Partai NasDem Zulhamdi Nova Chandra, M. Taufik, dan Neni Anita,Camat Mks ,lurah pintu kabun.serta para niniak mamak dan tokoh adat setempat.
Tanggapan dan Antusiasme Warga
Kehadiran pagelaran seni skala besar di tengah pemukiman warga mendapat sambutan hangat dari masyarakat lokal.
Upik (65 tahun), Warga Pintu Kabun
Mengaku sangat haru dan bangga karena kampung tempat tinggalnya dijadikan pusat festival seni budaya.
"Sudah 65 tahun usia saya, baru kali ini ada festival sebesar ini yang ditampilkan di kampung kami. Ini membawa manfaat yang sangat luar biasa untuk meramaikan kampung dan menghidupkan tradisi," ujarnya penuh semangat.
Dukungan Tokoh Adat & Pemuda
Penyerahan bantuan sarana-prasarana untuk Sanggar Tari Gempika Saiyo dinilai sebagai langkah nyata menyediakan wadah positif bagi generasi muda agar aktif berkarya dan menjaga kebudayaan daerah.
0 Komentar