Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
BUKITTINGGI — Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan atlet-atlet potensial guna berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dalam Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (21/9/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk segera berkoordinasi erat dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bukittinggi. Langkah awal yang perlu diperhatikan meliputi penyelesaian administrasi serta pemetaan komprehensif terhadap cabang olahraga dan atlet yang memiliki peluang kuat meraih prestasi.
Ramlan menegaskan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam persiapan kontingen harus dilakukan secara tepat sasaran, efisien, dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar mengejar prestise.
"Penggunaan APBD dalam mempersiapkan kontingen Porprov 2026 harus dilakukan secara tepat dan tidak semata-mata untuk mengejar prestise. Atlet yang diberangkatkan harus memiliki peluang meraih prestasi, sehingga anggaran daerah dapat digunakan secara efektif untuk kepentingan masyarakat. Yang memungkinkan dapat medali, terutama emas, ini yang kita prioritaskan. Silahkan berangkat. Ini uang APBD kita, uangnya digunakan untuk kepentingan masyarakat," ujar Ramlan.
Selain efektivitas anggaran dan target prestasi yang terukur, Wali Kota memberikan penekanan khusus terkait status keatletan. Pemko Bukittinggi secara tegas menolak penggunaan atlet bayaran dari luar daerah dan mewajibkan seluruh anggota kontingen merupakan putra-putri asli daerah.
"Keberangkatan kontingen diharapkan benar-benar diarahkan kepada atlet yang memiliki potensi dan target prestasi yang terukur. Dan yang terpenting, harus putra putri asli Bukittinggi, bukan atlet bayaran dari luar. Kita buktikan nanti, minimal sudah satu tahun masuk Kartu Keluarga (KK) Bukittinggi," tegas Wako.
Melalui sinergi antara Dispora dan KONI, Pemko Bukittinggi optimistis dapat mencetak serta memberangkatkan atlet-atlet lokal berbakat yang mampu membawa harum nama Kota Bukittinggi di ajang Porprov 2026 mendatang.
0 Komentar