Tragis, Satu Orang Tewas Usai Beradu Kambing di Desa Jake Kuansing
9/22/2025 04:51:00 AM
Tirainusantara.co.id |Kuansing — Mahasiswa asal Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Ikhlash Hidayatullah, menorehkan tiga capaian dalam kurun waktu September hingga Oktober 2026.
Mahasiswa semester 3 Program Studi S1 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska Riau), itu merupakan putra Kecamatan Inuman dan alumni Pondok Pesantren Syafa’aturrasul Teluk Kuantan.
Capaian pertama diraih pada 4–5 September 2026. Ikhlash dipercaya menjadi Ketua Pelaksana Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau Tahun 2026.
Selanjutnya, pada ajang International Competition (INISCOM) ke-2 yang berlangsung 15–30 September 2026, Ikhlash meraih Juara 3 Musabaqah Fahmil Qur’an.
Prestasi ketiga diraih pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) ke-IV PTKIN se-Sumatera di Palembang, 28 September–2 Oktober 2026. Bersama Muhammad Habib Al Hazard dan Dwi Sadiyyah Afifah, Ikhlash membawa Tim Fahmil Qur’an UIN Suska Riau meraih Juara 5 atau Harapan 2 setelah bersaing dengan peserta dari 22 PTKIN se-Sumatera.
“Alhamdulillah, dari 22 PTKIN se-Sumatera yang bertanding, kami berhasil menempati posisi lima besar di babak semifinal. Kami mohon maaf belum bisa masuk tiga besar. Insya Allah, akan kita balas di tahun 2028 nanti” ujar Ikhlash.
Capaian tersebut melanjutkan prestasinya pada MTQ ke-43 tingkat Provinsi Riau tahun 2025 di Kabupaten Bengkalis. Saat itu, Ikhlash bersama rekan-rekannya berhasil meraih Juara 1 Fahmil Qur’an Putra mewakili Kabupaten Kuansing.
Ikhlash menyebut capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan kampus, dosen, pelatih, keluarga, teman-teman, serta doa orang tua dan guru.
“Sebagai putra daerah, tentu ada keinginan untuk terus belajar dan memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan bisa menjadi bekal untuk ikut membangun Kuansing” tuturnya.
Ia juga mengajak mahasiswa asal Kuansing di berbagai perguruan tinggi untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar dapat berkontribusi bagi daerah.
“Mari sama-sama belajar, sama-sama berproses, dan sama-sama mempersiapkan diri. Setelah pendidikan selesai, mudah-mudahan kita bisa ikut membangun Kuantan Singingi” pungkasnya.(HY)**
1 Komentar
Masyaallah ikhlas
BalasHapus